PAPI BALI KARO SERUNTING
(Pelayanan Pijat Bayi & Balita Dengan Aroma Terapi Minyak Sereh Untuk Menurunkan Angka Stunting)
A. DASAR HUKUM
1. Peraturan Daerah Kabupaten Kendal No.3 Tahun 2019 tentang Peningkatan Pemberian ASI Eksklusif
2. Undang Undang Nomor 4 tahun 2024 Tentang Kesejahteraan Ibu Dan Anak Pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan
3. Peraturan Bupati No. 42 tahun 2021 tentang percepatan stunting terintegrasi di Kabupaten Kendal.
4. Permenkes No 37 tahun 2017 tentang Kesehatan Tradisional
5. Permenkes No 19 tahun 2024 tentang Puskesmas
B. PERMASALAHAN
Masa bayi merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Pertumbuhan dan perkembanga bayi dapat dicapai secara optimal salah satunya dengan metode pemijatan pada bayi. Gerakan gerakan pemijatan yang dilakukan dari kedua kaki, perut, dada, kedua tangan, punggung, dan muka yang berfungsi untuk menstimulasi syaraf motorik, meningkatkan sitotoksisitas dari system imunitas tubuh sehingga bayi maupun balita terlihat lebih sehat, bugar dan aktif melakukan aktifitas fisiknya.
Tumbuh kembang bayi dapat dipengaruhi oleh faktor seperti faktor genetic, faktor hormonal atau fakto dari lingkungan. Bayi memerlukan pijatan ataupun stimulasi agar tumbuh kembang bayi dapat berkembang secara optimal dan dapat menimbulkan rasa nyaman rasa percaya diri sehingga bayi mendapat merespon lingkungannya dengan baik dan lebih berkembang. Kurangnya stimulasi atau pijatan taktil dapat mempengaruhi penyimpanan perilaku sosisal, emosional dan motorik bayi
Ilmu kesehatan modern juga telah membuktikan secara ilmiah bahwa terapi sentuhan dan pijat pada bayi mempunyai banyak manfaat. Penelitian tentang pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi, Selama ini pemijatan tidak hanya diakukan untuk bayi sehat, tetapi juga bayi sakit dan rewel dan sudah menjadi rutinitas perawatan bayi setelah lahir.
Kondisi Masalah ini muncul karena Pijat Bayi mempunyai peran penting dalam pengoptimalkan tumbuh kembang anak usia 0 bulan sampai 2 tahun yang merangsang sensor sensorik dan motoric yang dapat mengoptimalakan tumbuh kembang anak.
Sehubungan dengan kasus Bayi / Balita stunting, angka kesakitan Bayi dan Balita, dan angka kematian Bayi/ Balita di wilayah kerja Puskesmas Weleri I masih sangat tinggi , oleh karena itu guna menurunkannya, Puskesmas Weleri I menciptakan inovasi Pijat Bayi / Balita dengan harapan semua Bayi Balita di wilayah kerja Puskesmas Weleri I tumbuh kembangnya semakin optimal.
Selain diatas, pengadaan pelayanan Pijat Bayi & Balita dapat meningkatkan pelayanan dan nilai tambah Puskesmas Weleri I. Dampak Jika Isu Tidak Diselesaikan adalah berdampak pada kurangnya dukungan penyerapan nutrisi guna tumbuh kembang yang optimal pada balita sehingga meningkatkan angka kekurangan gizi dan dapat meningkatkan angka stunting khususnya di wilayah kerja Puskesmas Weleri I. Pada tahun 2024 angka stunting pada Puskesmas Weleri I mencapai 145 balita dengan total balita 1400, itu berarti terdapat 16 % dari total keseluruhan jumlah balita diwilayah kerja Puskesmas Weleri I khususnya dan belum termasuk dengan masalah gizi lainnya.
C. MANFAAT DAN TUJUAN
Manfaat dan Tujuan dilakukan pelayanan pijat bayi dan balita di Puskesmas Weleri I
1. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita
2. Memberikan stimulasi raba dan erak
3. Meningkatkan kenaikan berat badan Bayi dan Balita
4. Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi
5. Memaksimalkan penyerapan nutrisi pada bayi
6. Menambah nilai lebih pada pelayanan puskesmas weleri I
D. KEBARUAN / NILAI TAMBAH
Kebaruan dari inovasi Pelayanan Pijat Bayi adalah pengoptimalan perumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang diharapkan dapat menurunkan angka permasalahan gizi khususnya di wilayah kerja Puskesmas Weleri I.
E. IMPLEMENTASI INOVASI
Pelayanan yang diberikan dinilai sangat membantu dikarenakan bersifat mudah dan murah sesuai denan tarif perbub pemerintah kabupaten Kendal. Adapun prosedur implementasi Pelayanan Pijat Bayi sebagai berikut :
a. Pasien datang ke Puskesmas mendaftar Ke Poli MTBS dan dirujuk ke pelayanan pijat bayi & balita
b. Atau Ibu pasien memesan ke bidan desa masing- masing sehari sebelum pelayanan dilaksanakan
c. Petugas melaksanakan pelayan pijat bayi & balita di hari pelayanan pada hari Kamis pukul 08.00 – 12.00 WIB
F. SIGNIFIKASI
Untuk mengukur dampak atau kebehasilan dari inovasi Pelayanan Pijat Bayi & Balita, dapat dijelaskan sebagai dengan metode penghitungan dampak penanganan dilakukan perbandingan antara balita yang mendapatkan pelayanan pijat bayi baik yang dilakukan oleh petugas maupun mandiri oleh orang tua pasien yang terlayani.
G. ADAPTABILITAS
Inovasi Pelayanan Pijat Bayi dan Balita Dengan Aroma Terapi Minyak Sereh Untuk Menurunkan Angka Stunting dinilai belum direplikasi, namun inovasi ini sangat mudah untuk dilakukan replikasi di daerah lain terutama di daerah yang memiliki tenaga yang terlatih di bidang pelayanan pijat bayi & balita